Kembangkan Kemampuan Inovasi Mahasiswa, FSM Laksanakan Bedah Isu Sains

Salatiga, 24 November 2018 – Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) Fakultas Sains dan Matematika mengadakan sebuah rangkaian kegiatan yang disebut dengan BASSRENG (Bedah Isu Sains Realistis Inovatif Bareng-bareng). Kegiatan pertama adalah fieldtrip pada tanggal 24 November 2018 yang bertempat di Jembatan Biru Tuntang dan kegiatan kedua adalah LKTIM (Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa) pada tanggal 30 Maret 2019 di Ruang Rapat FSM. Kegiatan ini dirancang menarik oleh Satuan Tugas (SATGAS) dan diikuti oleh semua mahasiswa baru angkatan 2018 serta sebagian angkatan sebelumnya. Kegiatan Bassreng merupakan wadah mahasiswa/i FSM menemukan dan mengembangkan gagasan secara kritis prinsipil dan kreatif realistis serta menuliskannya dalam sebuah karya tulis ilmiah.

Fieldtrip dibuka oleh Wakil Dekan FSM Dr. Wahyu Hari Kristiyanto, S.Pd, M.Pd. dan dihadiri dua orang pembicara yaitu Fajar Junaedi, S.Sos., M.Si. dan Natanael Hasta Pelita Asmara, PDQC RM. Bapak Fajar merupakan seorang dosen dan penulis yang mahir, banyak buku yang diciptakan dan diterbitkan. Beliau menyampaikan materi mengenai pentingnya menulis bagi mahasiswa/i. Bapak Natan merupakan salah satu alumni FSM jurusan kimia yang bekerja di PT. Indofood Noodle. Beliau merupakan menciptakan berbagai inovasi di perusahaan tersebut, oleh karena itu di acara ini beliau menyampaikan materi mengenai pentingnya inovasi dan cara mencipkan inovasi. ”Acara ini sangat menarik, suatu acara seperti seminar yang identik indoor namun di acara ini dikemas outdoor sehingga peserta tidak bosan dan bersatu dengan alam” Tutur Bapak Natan selaku pembicara.

Setelah materi disampaikan oleh pembicara, peserta diajak untuk berkeliling melihat situasi rawa pening dan menemukan sebuah inovasi gagasan karya tulis ilmiah. Gagasan tersebut meliputi CENGCENG CRUNCH (Sereal dari Eceng Gondok), BEO DA ENDO (Benang Operasi dari Eceng Gondok), Efektifitas Pengangkutan Eceng Gondok dengan Menggunakan Conveyer Belt Tenaga Surya, Pemetaan Eceng Gondok di Rawa Pening untuk Efisiensi Pembersihan, dan 10 gagasan ilmiah lainnya.

Kegiatan BASSRENG ini dilanjutkan dengan diadakannya LKTIM (Lomba Karya Tulis Ilmiah) pada tanggal 30 Maret 2019 dengan topik karya tulis yang telah ditemukan pada kegiatan fieldtrip. Awal kegitan ini dimulai dengan review proposal KTI peserta, dan diambil 7 KTI terbaik. Selanjutnya, diadakan persentasi 7 KTI terbaik dengan dihadirkan 3 juri dari Dosen di FSM yaitu Cucun Alep Riyanto, S.Pd., M.Sc. (Bidang Kimia), Dr. Andreas Setiawan, S.Si., MT. (Bidang Fisika) dan Dr. Hanna Arini Parhusip, M.Sc.nat. (Bidang Matematika).  Dari 7 presentator terdapat 3 kelompok yang memenangkan lomba yaitu kelompok Laili Nurrohmah dengan judul “Mengatasi Ketergantungan Impor Benang Operasi Dengan Limbah Eceng Gondok” (Juara I), kelompok Betsy Felita dengan judul “Keamanan Pangan Menuju Masyarakat Yang Bebas Karsinogen Pada Minyak Goreng” (Juara II), dan kelompok Mitra Kridayanti Judul ”Plastik Biodegradable Dari Eceng Gondok Untuk Mengurangi Limbah Plastik” (Juara III). Menurut 3 juri, kegitan ini sangat menarik karena dapat memacu semangat peserta dalam menulis, serta  berkompetisi dalam sebuah karya tulis ilmiah. Hidup Garba Ilmiah FSM. (BMR)

Leave A Reply

Your email address will not be published.